Ahad (24/05/2026) OSSIS (Organisasi Siswa Santri Intra Sekolah) dari SMA Ali Maksum mengadakan Bakti Sosial (Baksos) di Dusun Wonosari, Krembangan, Panjatan, Kulon Progo. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 23-25 Mei disambut hangat oleh warga sekitar. Baksos ini adalah Proker (Program Kerja) tahunan yang diadakan oleh pengurus OSSIS dan juga Sekolah SMA Ali Maksum yang bertujuan agar anggota OSSIS dapat belajar mengabdi dan membangun rasa empati dilingkungan masyarakat. Program ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesame. Program ini dapat berjalan lancar dengan adanya sponsor dari Gramedia, Rejeki Kumoro Project, Citra Lada Catering, dan Smile Ice. Dukungan juga datang dari teman, guru, dan wali santri SMA Ali Maksum.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam ini diawali dengan kegiatan pelatihan memasak yang bertempat di Pendopo Bawah dan diikuti dengan semangat oleh ibu-ibu setempat. Pada sore hari, dilanjutkan dengan kegiatan “Jika Aku Menjadi” dimana para anggota OSSIS diberi waktu untuk berbaur dengan warga sekitar. Dalam kegiatan itu, para anggota OSSIS membantu dan ikut serta dalam kegiatan sehari-hari masyarakat di dusun Wonosari seperti ikut dalam membantu proses pengeringan gabah dan membantu mencari makan untuk ternaknya. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para anggota OSSIS karena dapat belajar dan terjun langsung untuk melihat kegiatan masyarakat di dusun Wonosari.
Selain kegiatan berbaur dengan Masyarakat, beberapa anggota OSSIS juga melakukan kegiatan mengajar anak-anak di TPA. Bakda magrib, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian di majelis Al- Muttaqin. Bakda Isya’, kegiatan Pelatihan Pembuatan Scrunchie berlangsung seru bersama karang taruna setempat. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih basic skill para pemuda di dusun Wonosari yaitu menjahit. Para permuda terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Kakak-kakak karang taruna sangat fokus dalam mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan scrunchie. Mungkin awalnya agak canggung, tapi setelah beberapa menit kita semua sudah mulai bisa berbaur,” kesan Adila Kuunii sebagai panitia pelatihan scrunchie.
Hari kedua dibuka dengan kegiatan senam bersama Masyarakat yang dipimpin oleh panitia senam. Kegiatan senam berjalan dengan penuh semangat dan antusias dari para warga. Setelah senam bersama, acara disambung dengan bazar dan sembako murah. Dalam acara bazar tersebut anggota OSSIS menyediakan pakaian dan sepatu layak pakai yang telah disiapkan dengan harga Rp.1.000 – Rp.5.000 saja. Para warga berbondong-bondong untuk membeli pakaian layak pakai dengan harga murah tersebut dan menukarkan voucher sembako murah dengan harga Rp.10.000 per paket. Acara bazar dan sembako juga dimeriahkan oleh hiburan dari OSSIS berupa penampilan band music akustik.
Bersamaan dengan kegiatan bazar dan sembako murah, diadakan lomba untuk anak-anak sekitar, diantara lomba-lombanya adalah battle suit, membawa kelereng, expression face biscuit, dan estafet air yang diikuti oleh anak-anak dengan senang dan penuh semangat. Selain itu juga diadakan gotong membersihkan dan mengecat sebuah musala yang sudah lama tidak digunakan dan tidak begitu diperhatikan lagi oleh pemiliknya. “Musala itu tidak terurus lagi semenjak marbot musala tersebut meninggal dan kita ingin membenahi musala yang sudah tidak terurus itu. Harapannya bisa lebih bermanfaat buat warga sekitar.” ujar Arkan Maulana selaku kooordinator panitia gotong royong.
Selain kegiatan kemasyarakatan, OSSIS SMA Ali Maksum juga memberikan bantuan perlengkapan ibadah untuk masjid di sekitar dan juga donasi buku untuk pojok baca. Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini harapannya dapat sedikit membantu masyarakat di dusun Wonosari dan juga bermanfaat bagi OSSIS dengan adanya pengalam- pengalaman yang tak terlupakan sembari belajar untuk saling peduli dan mengabdikan diri sebagai santri di masyarakat.

By : Muhammad Fairuz Siraaj Taajuddin dan Nufaisah Naziha Rahma





